Dua Kali Seri, Manchester United Makin Tertinggal Dari City

No Comments

Berita Bola

Penggemar Manchester United sepertinya tengah begitu khawatir. Karena klub asal Inggris berjuluk Setan Merah itu tengah ada dalam performa tidak baik dalam beberapa pertandingan terakhir. Tren buruk itu bermula saat MU menjamu rival satu kota mereka, Manchester City. Bertanding di Old Trafford pada 10 Desember 2017, anak asuh Jose Mourinho harus rela dipermalukan City dengan skor 1-2.

 

Beruntung, MU masih bisa bangkit dan memenangkan dua pertandingan berikutnya kala melawan Bournemouth dan West Bromwich Albion. Namun saat berjumpa Leicester City pada 23 Desember dan Burnley pada 26 Desember, MU justru bermain imbang. Bahkan kala melawan Burnley, MU nyaris saja kalah setelah tertinggal 0-2 hingga masa injury time. Beruntung Jesse Lingard mampu menciptakan keajaiban dengan menyumbangkan dua gol sehingga pertandingan berkesudahan 2-2.

 

Jika MU seolah sulit sekali menggapai kemenangan di Premier League, City begitu tak terbendung dan terus saja menggilas musuhnya. Terbaru, tim asuhan Pep Guardiola itu berhasil meraih kemenangan di kandang Newcastle United pada Kamis (28/12) dini hari tadi. Dengan hasil ini, City semakin kokoh di puncak klasemen Premier League dengan 58 poin alias 15 poin lebih unggul daripada MU di posisi kedua yang masih mengumpulkan 43 poin dalam 20 pekan. Nilai ini juga membuat MU semakin ditempel Chelsea di posisi ketiga yang memperoleh 42 poin dari 20 laga.

 

Jadwal Padat MU Jadi Biang Keladi

 

Penampilan kurang memuaskan MU tentu membuat banyak fans cemas. Dalam wawancaranya kepada ESPN, Mourinho mengakui kalau anak asuhannya kurang diuntungkan dengan jadwal dalam periode liburan Natal-Tahun Baru. Dalam kurun waktu 10 hari mulai 23 Desember 2017-1 Januari 2018, MU diharuskan tampil dalam empat pertandingan melawan Leicester, Burnley, Southampton dan Everton.

 

Jadwal padat membuat banyak pemain MU cedera yang tentu tidak bisa tampil dalam penampilan terbaik. Menurut Mourinho, tim-tim rival jauh lebih memiliki jadwal GADIS POKER bersahabat seperti Arsenal dan Tottenham Hotspur yang bisa istirahat tiga hari lebih banyak, lalu Chelsea dengan dua hari lebih banyak dan City yang mendapat sehari libur lebih banyak daripada MU.

 

Pernyataan Mourinho itupun dibenarkan oleh gelandang Nemanja Matic. MU tercatat gagal menang dalam tiga pertandingan terakhir di seluruh kompetisi, padahal sebelumnya MU hanya sekali kalah dalam tujuh pertandingan. “Sulit memang mempertahankan konsistensi karena setiap tiga hari menjalankan pertandingan. Kami tahu kami kelelahan. Tapi kamu juga tahu bahwa tim-tim lain juga bermain setiap beberapa hari. Kami baru memasuki paruh musim. Jadi kita lihat apa yang terjadi di akhir musim.”

 

Belanja Pemain Rp 5,2 Triliun MU Masih Kurang

 

Dua kali seri melawan Leicester dan Burnley seolah membuktikan kalau MU begitu mudah kebobolan gol di menit-menit krusial.  Hal ini menimbulkan pertanyaan, apakah MU keliru saat belanja pemain? Menanggapi hal itu, Mourinho bahkan menyebut jika MU kurang agresif saat belanja pemain sehingga timnya memiliki jarak yang lebar dengan City.

 

Mourinho tak menampik jika City memang tengah unggul atas skuad yang besar dan tangguh. Dirinya pun menyinggung mengenai belanja pemain MU yang mencapai GBP 286 juta (sekitar Rp 5,2 triliun) sejak dirinya menjadi pelatih tahun 2016. “Itu tidak cukup. Harga untuk klub-klub besar itu berbeda dengan klub lainnya. Klub dengan sejarah besar, merek biasanya ‘dihukum’ di bursa transfer.”

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *