Kais Rejeki di Momentum Lima Tahunan Sekali

No Comments

Politik

Cerita di balik pemilu 2019 selalu menarik. Namun cerita itu tidak hanya datang dari para caleg dan capres serta cawapres, melainkan dari anggota KPPS. Salah satunya adalah Aris.

Mengais Rejeki dari Momentum 5 Tahunan

Sejak subuh, Aris (36) sudah bangun. Dan hari ini, Rabu, 17 April 2019 ia bertugas sebagai salah satu anggota KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) di TPS (Tempat Pemungutan Suara) 126 Panti Sosial Laras Harapan Santosa 3 Grogol. Jakarta Barat.

Panti Sosial itu adalah binaan untuk orang-orang dengan ganguan jiwa (OODJG). Sebagai salah satu anggota KPPS, ia memiliki tugas menyiapkan penyelenggaraan pemungutan suara yang berlangsung di TPS. “Saya jadi anggota KPPS soalnya isi waktu libur kerja aja sih. Sebelumnya saya juga sudah pernah jadi anggota KPPS pas Pilkada DKI,” ucapnya dikutip dari CNN Indonesia, Rabu (17/4).

Ia dan juga panitia yang lainnya sudah melakukan persiapan sejak subuh tadi. Yang dipersiapkan oleh mereka, di antaranya adalah surat suara supaya sesuai dengan DPT (Daftar Pemilih Tetap). Honor yang diterimanya mencapai Rp. 500.000.

Tidak hanya Aris, namun ada juga Feri (25 tahun). Ia juga bertugas sebagai salah satu anggota KPPS yang memiliki tugas menjaga tinta di TPS 126 tersebut. Katanya, ia menjadi anggota KPPS untuk mengisi waktu libur kerjanya. “Kebetulan kan hari ini libur, jadi pas ditawarin mau nggak jadi anggota KPPS, ya saya mengiyakan,” tuturnya.

Feri sendiri tidak memberitahu secara detailnya berapa bayaran yang ia dapatkan menjadi anggota KPPS di Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 3. Ia pun mengatakan bahwa bayaran agen togel terbaik yang didapatkan cukup untuk tambah tambah uang sakunya. “Cukup lah untuk nambah uang jajan,” akunya.

Sementara itu, anggota KPPS yang lainnya yaitu Nurjannah (30) mengatakan bahwa ia sangat amat antusias dengan menjadi bagian dari KPPS di Pantai Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 3. Ia juga mengaku bahwa bayaran yang diterimanya sebanding dengan apa yang dilakukannya sejak subuh.

“Bayarannya ya alhamdulillah sebanding dengan apa yang saya kerjakan, walaupun dari subuh dan agak kurang tidur juga, tidak apa-apa kan 5 tahun sekali,” katanya.

Penghuni Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa Gunakan Hak Pilihnya

Sebanyak 466 orang dari total 537 penghuni Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 3 Grogol, Jakarta Barat menyumbangkan hak pilihnya di pemilu serentak tahun 2019 ini.

Satuan Pelaksana Dinas Sosial Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 3 Budiman AS menjelaskan bahwa penghuni yang ada di panti ini sudah memasuki masa pulih dan siap dipulangkan ke pihak keluarga. Oleh karena itu lah, ratusan penghuni bisa menggunakan hak pilihnya.

“Mereka dianggap pulih karena mereka sudah biasa menerima informasi, melaksanakan informasi dan perintah, mereka juga sudah memiliki inisiatif. Nah ini artinya, mereka sudah bisa dalam hatinya ‘Aku mau memilih si A’ gitu jadi tak perlu ada komando ‘pilih A atau pilih B ya.”

Dilansir dari CNN Indonesia yang berkesempatan untuk berbicang-bincang tidak hanya dengan para anggota KPPS namun juga dengan beberapa penguin panti. Salah satu penghuni yang berkempatan berbincang-bincang adalah Iwan. Ia mengaku cukup kesulitan memilih calon legislative karena ada banyak sekali gambar yang diusung. “Iya, sempat bingung. Banyak gambarnya (caleg)”katanya saat ditanya oleh wartawan CNN Indonesia. Namun iya tetap menggunakan hak pilihnya.

Partai Pro-Kemerdekaan Akhirnya Unggul pada Pemilu Regional Catalunya

No Comments

Politik

Tinggal selangkah lagi pemimpin separatis dari Catalan Carles Puigdemond bisa merebut kembali kursi pimpinannya pada kawasan dengan cara memenangkan pemilihan regional Catalunya pada hari Kamis (21/12). Hal ini memang sangat menggembirakan bagi pihak Puigdemond. Namun kemenangan dari partainya, Junts Per Catalunya yang artinya Bersama untuk Catalunya ini menjadi sebuah pukulan yang sangat keras bagi Perdana Menteri Spanyol yakni Mariano Rajoy. Seperti yang sudah diketahui bahwa Rajoy dua bulan lalu memecat Puigdemond.

Pemilu di Spanyol dipercepat

Pemerintah Spanyol akhirnya mempercepat pemilu dengan sebuah harapan bahwa pemilu ini bisa meredam hasrat dari Catalan untuk merdeka. Akan tetapi sebanyak 97% suara pasalnya telah dihitung dan 3 partai Kemerdekaan Catalunya bisa berhasil mendapatkan 135 buah kursi di Parlemen. Masih kurang 68 kursi lagi untuk bisa menjadi mayoritas pada Parlemen Catalan.

Juru bicara Puigdemond, Joan Maria Pique angkat bicara atas ini seperti dilansir dari CNN Indonesia pada hari Jumat (22/12). “Seperti yang sudah Anda lihat, kami kembali,” ungkapnya.

Perdana Menteri Rajoy pasalnya berharap bahwa pemilu regional dapat mengembalikan situasi yang runyam di Catalunya. Seperti yang diketahui bahwa Catalunya bertekad bulat untuk bisa melepaskan diri mereka sari Spanyol dalam referendum yang mana sudah digelar pada tanggal 1 Oktober 2017 lalu. Puigdemond dan juga jajaran pemerintahan Catalunya tiba-tiba dicopot. Akan tetapi pemimpin dari Catalan itu akhirnya berkampanye dari pelariannya yang ada di Brussels, Belgia.

Sampai sekarang belum jelas apa Puigdemond akan kembali menjadi Presiden Catalan sesudah ia mendapat kemenangan bandar togel sgp itu. Tak diketahui juga apa ia akan ditangkap apabila dirinya kembali ke Catalunya.

Masih Harus Memperoleh Kursi Lagi

Meskipun partai-partai ProKemerdekaan ini menang, partai Anti Kemerdekaan satu-satunya, Cuitadans atau Warganegara, mendapat kursi paling banyak di Parlemen yakni sebanyak 36 kursi. Adapun partai uang mana dimiliki dan dimenangkan oleh Puigdemond hanya 34 kursi, selisih 2 kursi saja. Di pemilu yang sebelumnya, Cuitadans pasalnya hanya mempunyai 25 kursi saja.

Warga yang pro kemerdekaan merayakan kemenangan mereka dengan cara yang unik. Mereka turun ke jalan-jalan yang ada di Barcelona, Ibu Kota Spanyol. Mereka juga melakukan hal yang lainnya yakni melantunkan teriakan “Presiden Puigdemond!” dan juga teriakan “Hidup Republik Catalan!”

Salah seorang guru yang ikut dalam aksi itu mengungkapkan kebahagiannya. “Saya merasa sangat bahagia dan juga lega. Kami semua ingin kemerdekaan sekarang. Tak mau menunggu lagi.” Ia mengatakan hal itu sambil tersenyum lebar dan di dekatnya ada suara band yang terdengar sangat menggelegar.

Pengamat-pengamat mengatakan bahwasanya kemenangan kubu pro kemerdekaan ini akan mengembalikan bola ke lapangan pemerintah pusat. “Gerakan separatis ini masih saja menjadi masalah bagi Madrid.” Hal ini disampaikan oleh Antonio Barroso, Deputi Direktur Lembaga Riset Teneo Intellegence.

Angka partisipasi di dalam pemilu regional dari Catalunya itu mencapai rekor paling tinggi, yaitu lebih dari 83%. Pemilu ini berjalan dengan sangat tertib dan juga damai. Pemilih malahan rela untuk bisa antre panjang. Susana yang terlihat pada pemilu ini pasalnya sangat berbeda dengan suasan pada saat Referendum yang berlangsung pada tanggal 1 Oktober 2017 lalu. Pada waktu itu seperti yang diketahui bahwa suasana sangat ricuh dengan tembakan peluru karet yang digunakan oleh polisi dan juga perisai anti huru hara yang mana mencegah para warga untuk memberikan suara mereka.