Pariwisata Kulon Progo Semakin Menggeliat

No Comments

Travelling

Menyambut datangnya musim liburan lebaran dan sekolah, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta bersiap menyambut kedatangan gelombang turis lokal dan mancanegara. Apalagi di tahun ini masa cuti karyawan cukup panjang, yaitu antara 11 Juni – 20 Juni 2018. Kabupaten Kulon Progo walaupun belum sepopuler Kota Yogyakarta faktanya menyimpan banyak obyek wisata alam yang indah.

 

Niken Probo Laras, Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo menyatakan bahwa salah satu destinasi wisata yang banyak diminati turis adalah tempat-tempat yang dikelola dengan swadaya masyarakat, misalnya di daerah-daerah ekstrem di kawasan Perbukitan Menoreh. Obyek wisata dimaksud antara lain adalah Pulepayung dan Kalibiru di Kecamatan Kokap.

 

Obyek wisata Kalibiru juga telah menjadi mata pencaharian baru bagi masyarakat setempat pada sector pariwisata. Destinasi lainnya yang tak kalah ekstrem adalah air terjun Ekowisata Sungai Mudal serta Kedung Pedut di Kecamatan Girimulyo. Tak hanya wisatawan lokal, belakangan ini lokasi wisata tersebut juga mulai banyak diincar turis mancanegara, tambah Niken.

 

Tempat wisata tersebut berada di lereng-lerang Perbukitan Menoreh yang tak dapat diakses dengan mudah karena medannya cukup menantang dengan jalur yang menanjak serta sempit. Tapi bagi Anda yang lebih suka berlibur ke alam dengan tetap nyaman, Kabupaten Kulon Progo juga menyuguhkan beberapa destinasi wisata lainnya, misalnya Pantai Glagah.

 

Pantai tersebut mempunyai pemandangan khas pantai selatan dengan ombaknya yang besar dan arusnya yang kuat. Inilah sebabnya pengunjung sangat dianjurkan untuk tetap waspada saat tengah liburan ke tempat ini.  Bila obyek wisata di kawasan Perbukitan Menoreh dikelola dengan swadaya masyarakat, Pantai Glagah dikelola langsung oleh pemerintah.

 

Sari Wulandari, Kepala Bidang Destinasi Wisata Kulon Progo mengatakan bahwa setiap masa libur hari besar serta lebaran Kabupaten tersebut selalu dibanjiri wisatawan. Tujuan mereka umumnya adalah Pantai Glagah yang lebih sering menjadi destinasi wisata keluarga. Jumlah pengunjung bisa meningkat hingga 25% pada masa high season, termasuk  pada musim lebaran yang tiba sebentar lagi.

 

Dinas Pariwisata memprediksi akan ada hingga 70 ribu wisatawan yang mengunjungi Pantai Glagah sepanjang bulang juni 2018. Berbeda dengan hari-hari biasa yang pengunjungnya tak sebanyak itu. Dengan dibangunnya Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) kawasan Kulon Progo terus membenahi sector pariwisata karena infrastruktur raja poker yang sudah semakin menunjang.

 

Selain Pantai Glagah, daya tarik kawasan wisata tersebut juga pada lokasi kebun bunga yang kerap didatangi pengunjung remaja untuk berfoto selfie. Pihak berwenang sendiri mencatat bahwa ada 38 obyek wisata yang dikelola sendiri oleh masyarakat setempat dan terus diminati hingga saat ini. Pesatnya sector pariwisata di Kulon Progo ini harus diakui tak lepasdari obyek-obyek wisata lainnya yang sudah lebih dulu populer.

 

Disebutkan oleh Niken salah satu contohnya adalah Pulepayung yang letaknya tak terlalu jauh dari Kalibiru sehingga turut populer seiring dengan membanjirnya wisatawan ke Kalibiru. Dapat dikatakan bila Pulepayung dapat mengalihkan perhatian wisatawan dari obyek wisata utama yang sudah overload. Berdasarkan monitoring Dinas Pariwisata, Pulepayung juga dipadati wisatawan selama ini.

 

Pada lebaran hari kedua rencananya akan dilakukan opening Kalibiru lantai dua agar pengunjung semakin nyaman berlibur. Lantai pertama diperuntukkan bagi para remaja yang ingin berfoto-foto, sementara lantai dua untuk keluarga. Bagi masyarakat sendiri menggeliatnya sector pariwisata tersebut berdampak baik untuk kehidupan mereka.

 

Perekonomian masyarakat turut terangkat dengan tumbuhnya UMKM terkait pariwisata yang dapat menyerap tenaga kerja serta mengurangi pengangguran. Masyarakat umumnya terserap pada bagian kebersihan, penjaga, petugas parkir, marketing, dan sebagainya.